2014/2015 *kayak tahun ajaran ajah*

wall
Wahai calon pangeran surgaku, aku disini berdoa agar dipertemukan denganmu pada waktu yang tepat. Aku disini berusaha memperbaiki diri, memperbaiki amalan-amalan sunnah, memperbaiki kualitas ibadah yang merupakan kewajibanku kepada-Nya. Beberapa saat yang lalu aku terburu-buru sangat ingin mengawali ini semua dengan sebuah akad yang disaksikan para malaikat-malaikat Allah SWT. Namun, seiring berjalannya waktu aku sadar, aku masih jauh dari apa yang seharusnya dimiliki seorang yang siap untuk itu.
Wahai calon imamku nanti, apakah engkau disana merasakan hal yang sama sepertiku?

Semarang, 16 Februari 2014

Kecenderungan Hati

Begitu sampai di warung, Nisa bergegas mengambil lauk secukupnya. Ya, cukup untuk makan malam dirinya, adiknya serta kucing-kucingnya. Sementara ia mengambil lauk, dua orang pemuda dengan usia sepantaran dirinya datang. Mereka berniat melepas penat sembari mengisi perut yang katanya belum diisi sejak tadi pagi. Merapel sarapan pagi dengan makan siang. Istilah gaulnya brunch alias breakfast-lunch. Padahal saat itu sudah pukul dua siang. Betapa malangnya kedua pemuda ini. Pasti anak kosan. Dan jomblo. Continue reading

God Must Have Spent A Little More Time On You

Image

Mengapa kamu bersedih nurul?
Ibumu tak menghilang tanpa bekas kan?
Bukankah ia hanya hidup di alam yang berbeda? Bahkan beliau bisa bertemu langsung dg Allah. Beliau milik Allah kan? Allah begitu menyayanginya, sehingga 2 tahun yang lalu beliau dipanggil untuk menghadap-Nya.
Tak ingatkah apa yg sudah beliau wariskan kepadamu?
Segala macam ilmu, bahkan doa yg km panjatkan tiap habis solat dan sebelum tidur akan menjadi amal jariyah baginya.
Oh, km ingin ibumu mengenakan pakaian kebesaran di akhirat? Jadilah Hafidzah nurul. Kalau belum bisa, minimal jadilah anak solehah.
Km tak ingin kan, membebani ibumu disana?

Nurul, jadi seperti itulah hidup. Tak ada kata hidup jika tak ada kata mati. Kematian itu mutlak. Km jangan lengah mempersiapkan pertemuanmu dengan Allah. Berdandanlah dengan segala amal kebaikan. Riaslah wajahmu dengan ibadah kepada-Nya agar kelak km berada di sebelah kanan singgasana-Nya. Berada dalam suatu barisan yang dipimpin oleh kekasih-Nya, Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam.

Sekarang, apalagi yang membuatmu bersedih nurul? Bukankah Allah selalu bersamamu?

Sedikit curahan pikiran beberapa saat yang lalu

Image

Belajar itu tidak melulu harus bidang yang sesuai dengan passionmu. Hmm, bukan bermaksud melarang, tapi di dunia ini masih banyak hal yang bisa kita kuasai. Alat tampung ilmu yang sudah diamanahkan Sang Pencipta kepada kita harus disyukuri dengan cara memanfaatkannya semaksimal mungkin. Sebelum nantinya teronggok di dalam tempurung dan membusuk di liang lahat.

Sebagai contoh, Muhammad Al-Fatih. Beliau mampu menaklukkan Konstantinopel (sekarang Turki), yang pada jamannya orang-orang menganggap bahwa tembok besar lapis tiga yang mengelilinginya tidak bisa ditembus oleh pasukan manapun. Tapi beliau dengan segala ilmu yang dikuasainya: Ilmu Kepemimpinan, Ilmu Agama, Ilmu Astronomi, Ilmu Bahasa, Sejarah, bahkan beliau juga suka menggambar.

Sebisa mungkin buatlah alat itu membawa kita ke Lifetime Happiness kita, yaitu ketika kehidupan damai setelah mati kita. Jangan berpikir kita nggak akan dibangkitkan lagi. Jangan dikira setelah mati kita tidak dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kita lakukan di dunia. Allah Maha Adil. Allah itu perhitungan. Manfaatkan alat itu agar bisa membantu siapapun supaya di pengadilan nanti kita bisa menuai buah yang manis.

<3 Lembar Hadits <3

Bila seorang wanita telah menunaikan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga kesucian farjinya, dan menaati suaminya, niscaya akan dikatakan kepadanya, Masuklah ke surga dari delapan pintu surga yang manapun yang engkau suka. (HR Ahmad, Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Al Albani)

Hanya dengan melakukan 4 hal tersebut seorang wanita bisa masuk surga. Enteng ya. Eh tapi, jaman sekarang nggak sedikit lo wanita yang lupa akan tugas utamanya karena kebanyakan mereka mengejar karier, ada yang sampai ke luar negeri mencari jenjang pendidikan setinggi-tingginya. Padahal ilmu bisa dicari dengan mengikuti kursus. Dan jangan lupa ilmu yang paling penting dari yang terpenting adalah ilmu agama. Wanita ga punya kewajiban bekerja, karena sejatinya kewajibannya ketika menjadi seorang istri adalah mengajari anak-anaknya sehingga menjadi anak sholeh/sholehah dan melayani suaminya..

Emm, kalo ada yang punya sudut pandang lain, bolehlah kiranya dishare disini.. ^_^

I Love Insting!

Image

Something happen to me, but I don’t know what to do

Before Augusts 26th, 2013

I always think I am an artist who can draw, sketch, and paint. I can design too. So, I draw, and sketch, and make more painting. Until people believe that I can do these entire things. Yes, these all my skill.
My personality test results from face reading explain that I have logical, spatial, and verbal ability. And it explains that I must be an accountant or lawyer. (duh, lama-lama susah juga nulis pake English) “^^, lanjuuutss..
Tapi setelah bergaul dengan buku-buku motivasi, saya jadi tertarik sama yang namanya tes STIFIn. Continue reading

Welcome to My Weirdo’s World

Perasaan harap-harap cemas nunggu pengumuman tempat magang akhirnya luruh juga. Saat itu, pasca nonton Insidious 2 bareng temen-temen, aku di-wassap sama pegawai KPP Pratama Semarang Timur (yang kemudian disingkat KPPPST) katanya besok aku magang di kantor yang bersangkutan. Alhamdulillah, tembus pilihan pertama. Tapi tunggu dulu. Gimana anak-anak Semarang yang lain? Setelah ku tanyakan kepada mereka ternyata mereka dapet di tempat lain. Oh, God why? Lalu aku minta info siapa aja yg magang di KPPPST, dari namanya ternyata ga ada yang ku kenal.. :(
Pupus sudah harapanku biar bisa ngumpul bareng anak IKMAS lagi kayak pas PKL dulu. Kepengennya ngumpul lagi biar bisa ngelanjutin program SNB (Sedekah Nasi Bungkus) dan gampang koordinasinya, begitu.. Tapi Allah berkehendak lain. Dan kehendak Allah-lah yang terbaik.
Tapi dibalik kepupusan hatiku itu, aku juga bersyukur banget. Karena KPPPST terkenal di kalangan anak PKL dulu adalah kantor yang nyantai, nyenengin, woles, orangnya ramah-ramah. Apalagi ada olahraga badminton pula. Olahraga turun-temurun dari jaman kuliah dulu.. Ahh, kok malah tiba-tiba jadi kangen maen sama Dandels (anak-anak Dandelion, 3D Akuntansi) :’)
Positive Thinking
Hmm, meskipun begitu gak masalah. Toh takdirku sebagai pemilik MK (Mesin Kecerdasan) Insting adalah sebagai orang yang gampang beradaptasi. Pastinya tak banyak makan waktu buat bisa akrab sama siapapun. Dengan teman-teman baru harapan ke depannya nanti bisa nambah jaringan. Nambah juga pengalaman ngapa-ngapain bareng dengan orang-orang yang berbeda. Hush! “Ngapa-ngapain bareng” jangan dipikir macem-macem yak, maksudnya ya makan siang bareng, jalan-jalan, jajan bareng, repot bareng, ngantuk-ngantuk bareng pas ndengerin training :p, susah senang bersama. Terlalu tinggikah ekspektasiku?
And the reality is..
Pertama kali masuk KPPPST, di depan TPT sudah duduk-duduk beberapa anak yang pakai baju putih dengan bawahan hitam. Naluriku mudah sekali mengenali aura-aura anak-anak STAN yang cupu-cupu itu. Mereka menyambutku dengan ramah secara otomatis diikuti dengan perkenalan masing-masing anak. Padahal beberapa detik kemudian sudah lupa lagi siapa pemilik nama ini dan itu. Heu~ *swt
Baru 4 minggu magang, suasana sudah sangat renyah sekali. Adek-adek dari D1 menyenangkan kalo dibimbing. Teman-teman dari D3 dengan mudahnya nyambung gitu aja, ga ada sekat lagi. Dan aku harap bisa punya temen maen seperti ketika di Dandelion dulu. I miss that moment guys. Where are you now? :’)
Fungsional Pemeriksa
Pertama kali tahu dimagangkan di bagian fungsional pemeriksa. Langsung horor. Pasti orang-orangnya pada serius, galak (wew) lebay memang. Belom tau aja kamu rul. Ternyata disana kumpulan orang-orang cerdas yang punya selera humor intelek. Di sana aku agak pekewuh karena orangnya sudah berumur semua. Harus dihormati diperlakukan dengan sopan. (emangnya kalo enggak berumur mau diperlakukan nggak sopan begitu rul? -_-) heehe..
Mereka hobi ngobrol. Obrolannya ngalor-ngidul. Maklum saja pengetahuannya luas. Dan rata-rata suara mereka kalo ngobrol kedengaran sampai Monas (saking kerasnya), tak masalah, nada yang keras pas ngobrol tandanya orang tersebut excited dengan bahan obrolannya :D keras disini maksudnya sewajarnya lah.. hehe
Tadi sore mereka ngobrol gokil lagi dengan membully salah seorang bapak yang hobi nyanyi dengan mengajukannya sebagai seksi hiburan di acara jumat bersih besok. Dan aku lagi-lagi sakit perut karena musti nahan ketawa. Maklum, jaga reputasi, uhuuk~ cuih~ Bapak-bapak tetua disana juga gokilnya minta ampun. Dan mereka semua ramah, baik hati. Mungkin bagi mereka aku keliatan datar-datar aja. Mungkin mereka tak tahu kalau aku sangat senang, terhibur sekali dan mensyukuri menjadi bagian dari (staf bantu-bantu) mereka. Aku mengidolakan mereka. Semoga nanti bisa seperti mereka yang ramah terhadap siapapun, termasuk WP. Biar bisa menjaring lebih banyak penerimaan bagi negara. Hakshakshaks.. *mental kayaknya sudah termindset menjadi lebah pengumpul madu untuk negaraku tercinta ini* ^_^
Udah jam 9 malem. Besok musti berangkat pagi. Ciao~

Sedekah Nasi Tanpa Birokrasi

Imagesedekah nasi tanpa birokrasi

Kisah ini dimulai dari cerita kakakku yang tinggal di Surabaya. Dia punya komunitas #S2B (Sebar Sego Bungkus) namanya. Kegiatannya ya taulah, sudah terlihat dari namanya yaitu membagikan nasi bungkus kepada pengemis, anak jalanan, orang-orang yang bekerja untuk lingkungan (tukang sapu jalan dan tukang sampah). Pelaksanaannya tiap Jum’at pagi. Dan pada suatu ketika, dia bercerita, Continue reading

SOWK

ImageWell, kali ini produk ide yang nyampah di kepalaku bukan berupa gambar, tapi berupa handmade craft.. (eh, betul nggak sih nyebutnya begitu? :B whatever lah) Terinspirasi dari beberapa contoh craft yang merupakan buah hasil dari ngubek-ubek pinterest. Oh, you don’t know pinterest? So sorry to hear that (hanya bisa tersenyum dalam hati ;p) Continue reading